Sebuah Tempat Pengganti Kafe Susu
Setiap orang memiliki sebuah tempat nyaman untuk mereka menyendiri atau berbagi cerita dengan teman dan orang yang mereka sayangi, termasuk saya. Beberapa tahun yang lalu, saya dan Lia seringkali mengunjungi kafe susu dekat rumahnya Lia. Saya memang tidak terlalu suka dengan kopi, saya juga sangat menyukai susu, tapi bukan hanya itu alasan saya memilih tempat itu. Sepi dan tenang menjadi faktor utama bagi saya dan Lia untuk ke sana. Bisa dibilang saya ini termasuk introvert, saya tidak suka dengan keramaian, hingar bingar dan semacamnya. Kafe susu yang berada di dekat rumahnya Lia itu tidak terlalu ramai, cenderung sepi dari pengunjung, cocok sekali bagi saya yang memilik kepribadian seperti ini. Saya dan Lia mungkin dalam seminggu bisa dua sampai tiga kali pergi ke kafe susu itu. Dari segi dekorasi bangunan sih terlihat biasa saja, terlihat seperti kafe pada umumnya dengan dinding yang dipenuhi kata-kata. Oh ya, yang membedakannya adalah ada patung sapi di halaman kafe tersebut. B...