Saya Kembali Menulis?
Sudah sejak lama saya berpikir dan berkata pada diri saya sendiri bahwa saya suatu saat akan kembali menulis di blog. Saya paham betul, popularitas blog mungkin menurun seiring banyaknya media cerita dalam bentuk lain. Pada dasarnya, saya ngeblog memang bukan ingin menjadi lebih terlihat. Blog adalah wadah untuk saya sekadar bercerita, itu saja.
Hanya saja, beberapa kali niat itu saya coba untuk kumpulkan, tapi berujung tidak berhasil. Entah malas, entah buntu akan ide, atau lebih parah dari itu, saya telah kehilangan kemampuan saya untuk bercerita. Kalau yang terahir itu sih jangan sampai lah ya.
Tantangan bagi saya yang berusaha mulai menulis kembali di blog adalah tentu saja kebingungan akan apa yang ingin ditulis. Bayangkan saja, saya sudah setahun lebih tidak menuliskan sesuatu di blog ini, menulis di note ponsel pun juga tidak pernah, jadi ya merasa bingung dan tidak tahu mau menulis apa itu terdengar wajar sepertinya.
Akan tetapi, saya teringat bahwa blog ini memang saya khususkan untuk menjadi seperti diary saya. Jadi, tulisan atau cerita apapun bisa masuk ke dalam blog ini. Maka dari itu, mungkin beberapa hari kemudian saya akan banyak menelurkan tulisan-tulisan yang remeh sekali. Ya hitung-hitung itu merupakan cara saya untuk berlatih menulis kembali.
Keputusan saya untuk kembali menulis di blog pun dipicu oleh beberapa teman blogger yang belum lama ini saya kunjungi kembali blognya. Semangat saya seketika muncul melihat mereka yang masih bertahan menulis di blog. Saya sangat salut dengan konsistensi mereka atau mungkin bagi mereka kegiatan blogging itu sudah menjadi kebutuhan, entahlah.
Untuk kedepannya saya tidak ingin menetapkan target terlebih dahulu, tidak ada rencana untuk menelurkan beberapa tulisan dalam sepekan, tidak. Yang terpenting adalah saya harus ingat untuk setidaknya membuka note ponsel setiap harinya. Sekadar membaca kembali catatan atau menulis satu dua paragraf saja itu sudah lebih dari cukup. Saya ingin mengembalikan kebiasaan menulis itu lagi.
Saya juga tidak akan lupa dengan bahan bakar menulis, yaitu membaca. Untuk kedepannya, saya akan coba untuk lebih sering dalam membaca, entah buku atau sekadar membaca cerita teman-teman lain di blog mereka. Saya percaya bahwa rutin membaca dapat membuat seorang blogger tidak pernah kehilangan ide menulis. Semuanya akan selalu ada dan selalu tersedia.
Saya akan meyakini satu hal bahwa tidak ada ide yang remeh, semua ide menulis adalah berharga asal ada kemauan dari kita untuk mengeksekusinya dengan baik. Setiap penulis ternama pun tidak langsung bagus sedari awal, pasti ada tulisan-tulisan mereka yang terlihat biasa-biasa saja. Saya pun pernah menemukan sebuah blog milik penulis ternama di negeri ini. Ya, blog itu selayaknya blog diary pada umumnya.
Saya ingin menikmati setiap proses menulis ini, syukur-syukur hal ini bisa menjadi kebiasaan yang jika tidak saya lakukan akan terasa ada yang hilang. Semoga, dan dengan tulisan ini saya akan mencoba untuk kembali menulis lagi. Selamat datang teman-teman, selamat membaca.
(Bekasi, 23 Desember 2025)



Komentar
Posting Komentar